Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Semua anak mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan. Perlindungan anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak anak-anak yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi anak dan diskriminasi, banyak anak-anak gelandangan tanpa pengawasan orang tua dan anak-anak jalanan yang hidup serba bebas tanpa adanya pengawasan, sehingga seringkali anak-anak tersebut kehilangan masa depannya.

Pemerintah sebenarnya bertanggungjawab penuh atas anak-anak terlantar yang kehilangan masa depannya, hal ini tercantum didalam pasal 34 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi Fakir Miskin dan anak - anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

Selain diatur didalam UUD 1945, perlindungan anak juga diatur didalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebagai implimentasi dari UU tersebut, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah mengatur permasalahan tentang anak dengan Perda Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak

Diharapkan dengan telah disahkannya Perda tentang Perlindungan ini, anak-anak terlantar dan anak-anak jalanan yang menjadi korban kekerasan dapat segera dilindungi dan mendapatkan masa depan yang carah menjadi anak-anak kebanggaan yang akan memberikan masa depan yang cerah bagi negara Indonesia